RESUME "MIMPI SANG ISTRI"
|
Judul
|
:
|
Mimpi Sang Istri
|
|
Penulis
|
:
|
Najib Kailani dkk
|
|
Tema
|
:
|
Sosial
|
|
Penerbit
|
:
|
Binar Press
|
Buku
ini, mengisahkan tentang warna – warnni kehidupan yang kerap kali kita jumpai
dalam kehidupan kita sehari – hari. Ada sebagian orang yang meolak akan
keinginan atau mimpi yang dianggap tak penting sama sekali. Namun, disaat
keadaan mulai terpuruk, mimpi mulai bisa diterima dengan baik. Sadar atau pun
tidak, ini berawal dari mimpi. Nasib
yang mulai terpuruk, bisa kembali normal dengan mimpi – mimpi yang diimbangi
dengan itikad dan kenyakinan yang kuat untuk bisa meraih dan mewujudkannya.
Berbicara dengan hati yang lembut dan tenang bisa merubah kemarahan menjadi
kedamaian.
Memang,
impian itu selalu indah, lebih indah dari kenyataan yang banyak di temui dalam
hidup. Inilah mimpi, yang menyebabkan banyak orang hanyut ke dalamnya. Mimpi
menjadi kaya, mimpi menjadi sukses, mimpi hidup bahagia bersama kasih dan
keluarga, mimpi dicintai oleh-Nya, dan semua mimpi yang menghanyutkan kita
dalam kebahagiaan. Dengan mimpi kita merasa senang, dengan mimpi kita lupa,
lupa akan semua masalah yang ada, dengan mimpi kita lupa akan waktu, dan dengan
mimpi kita bisa ada di dunia impian. Tapi dengan mimpi kita juga bisa lupa,
lupa akan kenyataan.
Banyak
orang yang berusaha untuk mewujudkan mimpinya. Namun tak mendapatkan dukungan
dari lingkungan sekitarnya. Demi menggapai mimpi, ada segelintir orang yang
rela mengorbankan perasaannya. Berusaha sekuat tenaga untuk meyakinkan orang –
orang di sekitarnya. Dengan kenyakinan, mimpi yang tak mungkin menjadi mungkin.
Tak ayal, perlahan namun pasti, mimpi itu bisa menjadi hal yang menjanjikan.
Bisa menjadi sebuah pelarian dari kesulitan yang melanda kita.
Sikap
jujur juga menopang dalam jalannya kehidupan kita. Dengan sikap jujur kita akan
merasa nyaman dan tenang hidup di dunia ini. Seperti sebuah cerpen dalam buku
ini mengisahkan orang yang tidak jujur mendapatkan ketakutan dan dilanda sebuah
penyesalan karena sikap tidak jujurnya. Sehingga pada akhirnya, orang yang tak
jujur akan terus dihantui rasa bersalah dan penyesalan.
Setiap
insan memiliki pasangan atas dasar kecocokan satu sama lain. Tapi tak semua
pasangan mendapatkan rasa nyaman dalam hidupnya. Ada sebagian orang yang selalu
bercek-cok karena tidak sepaham dengan pasangannya. Bahkan, hidup rumah
tangganya pun berakhir dalam sebuah perceraian.
Cerpen
ini memberikan kita sebuah cerminan, selayaknya cermin tempat kita mengaca
diri. Cerpen ini memberikan gambaran buat kita, gambaran untuk memperbaiki
diri. Dengan bercermin, kita dapat mengenali kelebihan dan kelemahan kita,
sehingga kita mampu untuk memperbaiki diri dengan meningkatkan harkat dan
kualitas diri kita.