RESUME "8 LANGKAH AJAIB MENUJU KE LANGIT"
|
Judul
|
:
|
8 Langkah Ajaib
Menuju ke Langit
|
|
Penulis / pengarang
|
:
|
Victor Asih
|
|
Tema
|
:
|
-
|
|
Penerbit
|
:
|
Andi
|
Buku
ini mengisahkan tentang pengalaman pribadi seorang Victor Asih. Dimana buku ini
menceritakan langkah – langkah untuk menuju ke langit, maksudnya adalah langkah
yang mesti dilakukan dalam menggapai mimpi. Tanpa mimpi kita akan merasa sulit
untuk menjadi sukses, karena dengan mimpi kita bisa menjadi sukses. Dengan
mimpi juga kita mampu untuk meraih peringkat terhebat. Sangatlah merugi bagi
orang yang tidak mau untuk bermimpi.
Untuk
mencapai mimpi kita harus mampu untuk menaiki anak tangga satu per satu. Dalam
menaiki tangga – tangga tersebut kita harus mampu fokus dan konsisten pada
tujuan atau impian yang ingin di capai. Hiraukan semua penghalang yang
menghadang, biarlah keberhasilan menjadi penopang dalam perjalanan impian kita.
Dalam
bermimpi kita harus mampu untuk membuat sebuah peta untuk bisa melalui mimpi
dengan cepat. Seperti halnya jalan tol, yang mulus tanpa ada halangan, kecuali
kalau bahan bakar habis.
Ada
sebuah cerita yang sangat mengagumkan saya di buku ini. Yaitu sebuah kisah
seorang gadis kecil berusia 5 tahun yang mampu menaiki tembok Cina sampai stage
ke – 4. Padahal, untuk orang dewasapun tak semuanya mampu menaiki tembok Cina
sampai ke stage terakhir. Gadis kecil ini hanya meminta sebuah es crim sebagai upah
keberhasilannya menaiki tembok Cina.
Langkah
– langkah yang diceritakan dalam buku ini sangatlah mudah, terlebih apabila
faktor SMART + O (Sepecifik, Measureable,
Achievable, Realistic, time frame, + Obsesi) nya sangat tinggi. Dengan
obsesi kita mampu untuk bisa meraih mimpi lebih cepat dibandingkan dengan
target yang ditentukan. Seperti halnya motivasi yang selalu mendorong kuat
menuju keberhasilan tercapainya mimpi.
Memanajemen
waktu juga sangatlah penting, karena waktu tidak bisa ditambah sementara uang bisa dicari.
Mengatur waktu dan memanfaatkan waktu sangatlah berpengaruh terhadap cepat
lambatnya kita meraih mimpi. Ada beberapa faktor yang mesti diperhatikan dalam
menjalani peta mimpi adalah faktor X,
yaitu X-tra kerja keras, X-tra kerja
cerdas, X-tra kerja ikhlas, X-tra coba 1 kali lagi.
Keggalan
memang kadang kala menjadi penghambat kita menuju impian. Karena dengan gagal
kita akan merasa down. Sehinngga sangat sulit untuk bisa berdiri kembali
menggapai mimpi. Tetapi, di buku ini mengisahkan biarlah kita sering gagal,
tetapi jangan hiraukan kegagalan itu. Perhatikanlah berapa kali kita bisa
bangkit dari kegagalan itu.
Ada
sebuah kutipan dari Victor Asih yang membuat saya menjadi percaya diri :
“Kegagalan
akan menjadi sebuah anugerah atau musibah,
tergantung
bagaimana kita memanfaatkannya sebagai
batu
loncatan atau batu sandungan.”
Dalam
pencapaian mimpi, perhatikanlah bagaimana pengalaman dan pengorbanan kita dalam
pencapaianya. Karena kerja keras sangat menopang kepercayaan diri dan
kebanggaan terhadap tercapainya mimpi. Bukan sebuah keberhasilan mimpi
yang menjadi kebanggaan, tetapi
bagaimana proses pencapaian mimpi yang kita lakukan.