RESUME PERCIKAN DARAH DI BUNGA
|
Judul
|
:
|
Percikan Darah Di
Bunga
|
|
Penulis / pengarang
|
:
|
Arafat Nur
|
|
Kategori
|
:
|
-
|
|
Tema
|
:
|
Sosial
|
|
Penerbit
|
:
|
Zikrul Remaja
|
Menurut
saya buku ini mengisahkan tentang terjadinya pemberontakan di Aceh. Pemberontakan
ini terjadi karena adanya GAM (Gerakan Aceh Merdeka). GAM ini terbentuk karena
banyaknya jumlah pengangguran di daerah Aceh. Sehingga GAM beranggapan bahwa
jika Aceh merdeka maka mereka akan mendapatkan pekerjaan.
Dimana
pada pemberontakan ini mengakibatkan banyak terjadinya kekerasan, pemerkosaan,
pembantaian, penculikan, pembunuhan, dan aksi kriminalitas lainya.
Masyarakat
di daerah itu sangat terganggu, karena sering mendengar dentuman – dentuman bom
yang bergejolak. Selain itu, keamanan di daerah itu juga sangat miris atau sama
sekali tidak aman. Banyak masyrakat yang tak bersalah mengeluh akan keadaan
ini, namun apalah daya mereka hanya masyarakat biasa yang tak mampu untuk
mencegah kejadian ini. Masyarakat harus rela dan siap menerima beban moral,
fisik dan hatinya atas tragedi ini.
Ada
beberapa orang yang melampiaskan semua isi hatinya dengan bunga. Karena mereka
memiliki pemikiran karena bunga dapat memberikan harum yang menawan serta
memberikan pemandangan yang indah. Anggap saja bunga sebagai pengganti
keindahan alam di Aceh ini, yang kini telah terganti dengan hamparan tanah
gersang dan bau amis dari percikan darah manusia korban dari tragedi
pemberontakan ini.