Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

PENTINGNYA SAHABAT

“PENTINGNYA SAHABAT”
            Pada suatu waktu, Ayu dan lima orang sahabatnya pergi ke suatu tempat untuk berkumpul bersama sambil sharing. Disana mereka becanda ria dengan penuh senyuman , harapan dan dambaan. Mereka bersahabat dari kelas 8 smp sampai sampai saat ini,walaupun mereka sudah berkeluarga. Mungkin ini adalah suatu penomena yang  aneh, karena jarang sekali orang yang dapat bersahabat selama itu.  Meraka menjalani hubungan persahabatan ini dengan baik dan rukun, walaupun banyak  sekali godaan dan rintangan yang harus mereka tempuh. Namun, mereka selalu menghadapinya dengan penuh senyuman dan kebersamaan. Mereka semua berpikir, bahwa godaan dan rintangan itu adalah jalan menuju kebahagian dan kesuksesan. Karena tak ada orang yang sukses dan bahagia tanpa perjuangan yang pas.
Tiba – tiba, hari yang tak diinginkan itu  datang, salah seorang sahabatnya dari 6 sahabat tersebut sakit. Sementara itu, 5 orang lainnya sedang ada kegiatan sekolah. Mereka semua merasa kehilangan dan kekurangan dalam kegiatan tersebut. Tapi, setelah selesai dari kegiatan tersebut, mereka lanhgsung pergi ke rumah sahabatnya itu yang sedang sakit. Mereka bermaksud untuk menengoknya. Sesampainya di rumah sahabatnya, mereka langsung melihat kondisi sahabatnya itu. Ternyata, sahabat itu tengah berbaring lemah dan tak berdaya di tempat tidur. Mereka berlima bertanya kepada ibu dari sahabatnya yang tengah sakit. Mereka bertanya  penyakit apa yang di derita oleh sahabatnya itu?Ternyata,sahabatnya itu menderita penyakit liper yang sudah parah.Mereka berlima terkejut ketika salah seorang sahabatnya menderita penyakit liper yang sudah parah.Karena mereka tidak pernah mendengar dan melihat sahabatnya itu mengeluh atas penyakit yang di deritanya.
            Waktu terus berjalan,mereka berlima pun bergegas untuk berpamitan pulang kepada sahabat dan ibu dari sahabatnya.
            Seiring dengan berjalannya waktu,seminggu kemudian sahabatnya itu telah sembuh dan bisa kembali lagi sekolah,dan mereka semua senang karena bisa berkumpul sama-sama lagi.Selain itu,mereka juga bisa melakukan kegiatan lagi dengan sama-sama dan tak ada lagi rasa kekurangan dan kehilangan dalam melakukan kegiatan.Atas kesembuhan temannya itu,sahabat beserta teman-temannya merasa senang dan tak kesepian lagi,dan mereka semua berencana untuk melakukan belajar bersama di rumah salah seorang sahabatnya.

            Waktu terus berjalan,merekapun menjalani hidup dengan penuh kebersamaan,kesederhanaan,kesabaran dan penuh dengan senyuman.Silang beberapa tahun kemudian,mereka semua telah lulus kuliah dan mereka semua pun bekerja atas cita-citanya yang mereka impikan sejak dulu.Hingga akhirnya pun mereka menikah dan menjalani hidupnya masing-masing.Tapi,mereka semua tetap bersahabat seperti dulu.