Ceritaku
“SEBUAH CERITA UNTUK KITA, TENTANG ORANG
TUA”
Orang
tua adalah orang yang paling sayang pada anaknya. Bahkan orang tua adalah sosok
yang bisa menerima kita atau anaknya apa adanya. Sejak lahir, kita dirawat dan
dibesarkan dengan penuh kasih dan sayang yang tulus dengan penuh harapan dari
mereka (orang tua). Ibu adalah sosok yang paling utama mesti kita hormati,
setelah ibu barulah sosok seorang ayah yang mesti kita hormati. Merekalah yang menjadi
panutan kita.
Orang
tua adalah sosok yang sangat penting bagi kita. Tanpa mereka mungkin kita tak
akan ada, kita tak akan bisa seperti ini, tanpa mereka kita tak ada gunanya,
tanpa mereka kita tak ada artinya dan tanpa – tanpa – tanpa mereka kita lemah.
Terkadang,
kita suka jengkel pada mereka akan nasehat – nasehatnya yang kita anggap tidak
penting. Padahal, mereka selalu memberikan nasehat – nasehat bijak pada kita
dengan tujuan untuk mengingatkan kita agar selalu berbuat baik dan kembali ke
jalan yang benar. Orang tua tidak menginginkan anaknya untuk terjerembab pada
sebuah jurang kesusahan, sehingga mereka rela berkorban untuk berjuang dan
berjuang demi kebaikan anaknya. Maka tak ayal, jika orang tua selalu menutupi
rasa lelahnya di mata kita, agar mereka tidak melihat kesedihan pada anaknya.
Ayah,
ibu kasih sayangmu tak akan pernah lenyap, karena kalianlah yang menjadi pelita
dalam hidupku. Untuk ayah yang telah menafkahiku, untuk ibu yang telah
merawatku, dan untuk ayah dan ibu yang telah melimpahkan seluruh kasih
sayangnya padaku, mungkin kata terimaksih dariku tak ada artinya. Namun, itu
adalah sebuah kata yang mungkin bisa membuat ayah dan ibu senang. Karena aku
sadar, tanpa kalian aku tak ada artinya, aku hanyalah orang selalu mengeluh dan
mengeluh.
Ayah,
ibu kalian adalah limpahan isi hatiku. Kalian adalah sosok yang bisa
mendegarkan curhatanku dengan baik, dan memberikan nasihat – nasihat yang baik
dan bernilai positif untuk masa depanku nanti. Ayah, ibu aku adalah orang yang
sangat beruntung memiliki kalian. Memiliki seorang lelaki dan wanita terhebat
dalam hiduku.