Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

PERGI NAMUN TAK TIADA



Jasad dan ragamu kini tak lagi bersatu
Mereka pergi seolah-olah dirinya terpisah
Mencari kedamaian jiwa dan raga yang tak mampu di beri
Hati yang terluka
Jiwa yang tergoyahkan
Pikiran yang menyatukan
Kini tinggal kenangan

Jasadmu yang terkujjur kaku di atas perbaringan
Meninggalkan isak tangis yang mengharukan
Kenangan tak lagi menghantui
Karena ikhlas menjadi kunci kepergian

Jasadmu memang pergi
Namun tidak dengan jasamu
Mimpimu mungkin kan terukir indah 
Seindah pelangi yang menghiasi alam di kala hujan mereda