Selasa,
8 Agustus 2017
Tepat pukul 03.00,
bunyi alarm mulai saling berdu suara. Satu per satu dari kami terbangun. Kami
mulai melakukan aktifitas sesuai dengan tugasnya masing – masing sesuai dengan
kesepakatan semalam. Pukul. 06.30 kami sudah siap untuk berangkat ke SD dan
sarapan terleih dahulu. Oh iya, di pagi hari itu. Selain ribut dengan yang
masak, beres – beres rumah, serta nyuci piring juga selalu ribut dengan kamar
mandi ya. Jadi kalau mandi ya harus ada yang jaga di luar. Hahaha
Hari pertama ke
SD, melawati jalan yag subhanallah sangat luar biasa. Di suguhi dengan embun
pagi yang segar serta di sambut dengan kabut tebal yang begitu dingin. Jalan
yang berliku, pemandangan yang menakjubkan, embun yang segar, dan kabut yang
tebal menjadi makanan kita setiap pagi hari.
Ceritanya kita
udah sampai di SD ya. Hm, alhamdulillah sekali di SD kami di sambut dan di
terima dengan baik. Kami berkenalan satu sama lain serta mulai pendekatan pada
anak – anaknya.
Pulang dari SD,
kami langsung silatwar. Setelah itu langsung memasak buat makan siang. Oh iya,
di siang hari pukul 13.30 kami bergegas untuk mencari DTA, sebab kata
masyarakatnya DTA mulainya pukul 14.00. Oh iya, Dta lokasinya lebih jauh
daripada ke SD. Jika ke Sd saja sudah jauh, bagaimana ke DTA nya ya. WKwkwk
bayangkan saja sendiri.
Sudahlah, cerita hari
ini di cukupkan segitu saja ya. Sebab, susah di ungkapkan dengan kata – kata.
Untuk Kegiatan dari ba’da asyar sampai malam ya seperti biasa, bersiap untuk ke
warga (kadang – kadang), massak buat makan malam, ke mesjid, breefing, tidur.
Eh iya, ba’da
magrib kami di ajak untuk pengajian muda – mudi ke Ciaul. Pikir kami enteng
saja ya, soalnya kata bapaknya juga dekat. Haha dan ternyata dekatnya itu dalam
bayangan saja ya. Udah jalannya yang nanjak banget, banyak anjing, di jalan
sepi, berasa lagi jerit malam pokoknya. Hahaha .. Dan di saat tiba di posko,
wah tepar itu benar – benar tepar. Karena hal ini, kami tidak melakukan
breefeang ya, pulangnya aja malam banget (lupa lagi jamnya).
