Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

GUNDAH


Disaat bingung itu melanda
Resah rasanya jika harus memilih
Tanpa batas, tanpa sadar, dan tanpa tahu apa yang harus dibuat
Terkadang, sesal sesaat itu muncul
Namun, tak ada guna jika hanya menyesali apa yang telah terjadi
Mungkin, kini saatnya tuk berimaji
Mengitari lorong waku yang kian menyempit
Mendesak meminta keadilan untuk dirinya
Tak ada salah yang kini menerka
Namun, sebuah sesal itu kian menjepit
Menjepit dirinya dengan sebuah dunia kefanaan
Ingin rasanya ku tuk terus mengkhayal
Menantikan sebuah harapan
Yang entah nanti atau esok berada dalam sebuah dekapan
Ya! Dekapan kemanjaan yang tak setiap waktu bisa dirasakan
Kini, saatnya ku menantikan sebuah kepastian
Kepastian yang kerap ku rindu
Bukan sekedar kepastian
Namun, sebuah cahaya illahi juga sangat ku nanti
Setiap mentari itu terbit
Terbersit sudah harapan itu


Tasikmalaya, 7 Juni 2018



Risma Mutmainah