Ruang Lingkup Pendidikan Jasmani dan Olahraga
RUANG LINGKUP PENDIDIKAN JASMANI
MAKALAH
diajukan
untuk memenuhi salah satu tugas Mata Kuliah
Pendidikan
Jasmani dan Olahraga
Dosen
Pengampu :
Dr. Heri Yusuf Muslihin, M.Pd
Lutfi
Nur, M.Pd.
disusun oleh :
Kelompok 2
Kelas 2A PGSD
Risma Mutmainah
|
(1605791)
|
Sofie Claudia
|
(1601044)
|
Dwi Rani Nur’aini
|
(1601040)
|
Rafly Firdaus
|
(1607712)
|
PROGRAM STUDI
PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
SEKOLAH SARJANA
UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
KAMPUS DI TASIKMALAYA
2018
KATA
PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan
rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua sehingga penyusun dapat menyelesaikan
makalah tentang “Ruang Lingkup Pendidikan Jasmani” ini tepat pada waktunya.
Walaupun hasilnya masih jauh dari apa yang menjadi harapan Bapak selaku Dosen
Mata Kuliah Pendidikan Jasmani dan Olahraga. Namun sebagai awal pembelajaran
dan agar menambah spirit dalam mencari pengetahuan yang luas dilapangan, bukan
sebuah kesalahan jika penyusun mengucapkan kata syukur.
Kesalahan yang terdapat di dalam
makalah ini jelas ada. Namun bukanlah kesalahan yang tersengaja, melainkan
karena kekhilafan dan kelupaan dari penyusun. Dari semua kelemahan penyusun,
kirannya dapat dimaklumi.
Terimakasih penyusun ucapkan pula
kepada dosen Mata Kuliah Pendidikan Jasmani dan Olahraga beserta teman-teman yang telah memberikan banyak
saran dan pengetahuannya sehingga menambah hal baru bagi penyusun. Terutama
sumbangannya dalam hal materil berupa referensi mengenai “Ruang
Lingkup Pendidikan Jasmani”.
Demikian harapan penyusun, semoga
hasil pengkajian ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Dan menambah referensi
sekaligus ilmu pengetahuan yang baru pula. Amin.
Tasikmalaya, Februari 2018
Penyusun
|
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR
......................................................................................
|
i
|
DAFTAR ISI
....................................................................................................
|
ii
|
BAB I
PENDAHULUAN ............................................................................................
|
1
|
1.1 Latar
Belakang
...........................................................................................
|
1
|
1.2 Rumusan
Masalah ......................................................................................
|
2
|
1.3 Tujuan
Penulisan
........................................................................................
|
2
|
1.4 Manfaat
Penulisan ......................................................................................
1.4.1
Manfaat Secara Teoritis
..................................................................
1.4.2
Manfaat Secara Praktis
....................................................................
|
3
3
3
|
1.5 Sistematika
Penulisan
.................................................................................
|
3
|
BAB
II
PEMBAHASAN
..............................................................................................
|
5
|
1.1 Pengertian
Ruang Lingkup Pendidikan Jasmani ........................................
|
5
|
1.2 Ruang
Lingkup Pendidikan Jasmani
..........................................................
|
6
|
BAB III
PENUTUP ........................................................................................................
|
10
|
1.1 Kesimpulan
.................................................................................................
|
10
|
1.2 Saran
...........................................................................................................
|
10
|
DAFTAR PUSTAKA
......................................................................................
|
11
|
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pendidikan merupakan suatu
proses pembinaan manusia yang berlangsung seumur hidup. Setiap manusia yang ada
di muka bumi ini pasti membutuhkan pendiddikan. Tak ada seorang manusia pun
yang tak pernah keterkaitan dengan
pendidikan. Dewasa ini, pendidikan sangatlah penting untuk menentukan para generasi
muda harapan bangsa ini.
Pendidikan merupakan
sebuah usaha yang dilakukan secara sadar dan terencana untuk mencapai tujuan
dari pendidikan itu sendiri. Jadi, tujuan dari pendidikan saat ini adalah untuk
untuk menciptakan seseorang yang berkualitas serta berkarakter sehingga
memiliki pandangan yang luas untuk mencapai cita – cita yang diharapkan dan
mampu beradaptasi secara cepat dan tepat di lingkungan apa pun.
Pendidikan jasmani,
olahraga dan kesehatan yang diajarkan di sekolah memiliki peranan sangat
penting, yaitu memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk terlibat
langsung dalam berbagai pengalaman belajar melalui aktivitas jasmani, olahraga
dan kesehatan yang terpilih yang dilakukan secara sistematis. Pembekalan
pengalaman belajar itu diarahkan untuk membina pertumbuhan fisik dan
pengembangan psikis yang lebih baik, sekaligus membentuk pola hidup sehat dan
bugar sepanjang hayat.
Pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan merupakan
media untuk mendorong pertumbuhan fisik, perkembangan psikis, keterampilan
motorik, pengetahuan dan penalaran, penghayatan nilai-nilai
(sikap-mental-emosional-sportivitas- spiritual-sosial), serta pembiasaan pola
hidup sehat yang bermuara untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan
kualitas fisik dan psikis yang seimbang.
Pendidikan Jasmani
Olahraga dan Kesehatan merupakan bagian integral dari pendidikan secara
keseluruhan, bertujuan untuk mengembangkan aspek kebugaran jasmani,
keterampilan gerak, keterampilan berfikir kritis, keterampilan
sosial, penalaran, stabilitas emosional,
tindakan moral, aspek pola hidup sehat dan pengenalan lingkungan bersih melalui
aktivitas jasmani, olahraga dan kesehatan terpilih yang direncanakan secara
sistematis dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional.
Pendidikan
jasmani merupakan suatu proses seseorang sebagai individu maupun anggota
masyarakat yang dilakukan secara sadar dan sistematik melalui berbagai kegiatan
dalam rangka memperoleh kemampuan dan keterampilan jasmani, pertumbuhan,
kecerdasan, dan pembentukan watak.
Pendidikan
jasmani pada hakikatnya adalah proses pendidikan yang memanfaatkan aktivitas
fisik untuk menghasilkan perubahan holistik dalam kualitas individu, baik dalam
hal fisik, mental, serta emosional.
1.2 Rumusan Masalah
Pada dasarnya
makalah ini disusun disebabkan oleh adanya permasalahan – permasalahan yang
mesti diselesaikan. Maka dari itu, makalah ini disusun berdasarkan rumusan
masalah berikut ini :
1. Tuntutan
tugas Mata Kuliah Pendidikan Jasmani dan Rohani.
2. Ingin
mengetahui tentang apa yang dimaksud dengan “Ruang Lingkup Pendidikan Jasmani.
3. Ingin
mengetahui tentang apa yang dimaksud ke dalam “Ruang Lingkup Pendidikan
Jasmani”
1.3 Tujuan Penulisan
Berdasarkan rumusan
masalah i atas, maka dapat ditentukan tujuan – tujuan yang ingin di capai dalam
penulisan makalah ini, diantaranya :
1. Untuk
memenuhi salah satu tugas Mata Kuliah Pendidikan Jasmani dan Olahraga.
2. Untuk
mengetahui pengertian ruang lingkup pendidikan jasmani.
3. Untuk
mengetahui apa saja termaksud kedalam ruang lingkup pendidikan jasmani.
1.4 Manfaat Penulisan
Dari penyusunan
makalah ini ada beberapa manfaat yang bisa diambil oleh penulis dan pembaca,
diantaranya ada manfaat secara praktis dan manfaat secara teoritis.
1.4.1
Manfaat
Secara Teoritis
1. Mengembangkan
keilmuan di bidang Pendidikan Jasmani dan Rohani
2. Untuk
menambahkan bahan kajian mengenai Ruang Lingkup Pendidikan Jasmani.
2.4.1
Manfaat
Secara Praktis
1. Terselasaikannya
salah satu tugas mata kuliah Pendidikan Jasmani dan Rohani.
2. Dapat
memberikan sumbangsih berupa ilmu pengetahuan keolahragaan bagi pembaca.
3. Menambah
referensi baru bagi para pembaca dalam mempeajari ilmu, terkhusus dalam Mata
Kuliah Pendidikan Jasmani dan Rohani.
1.5 Sistematika Organisasi Makalah
Sistematika dalam
penyusunan makalah ini diantaranya :
1. COVER
2. KATA
PENGANTAR
3. DAFTAR
ISI
4. BAB
I PENDAHULUAN
1)
Latar Belakang
2)
Rumusan Masalah
3)
Tujuan Penulisan
4)
Manfaat Penulisan
5)
Sistematika Organisasi Makalah
5. BAB
II PEMBAHASAN
1)
Pengertian Ruang Lingkup Pendidikan
Jasmani
2)
Ruang Lingkup Pendidikan Jasmani
6. BAB
III PENUTUP
1)
Kesimpula
2)
Saran
7. DAFTAR
PUSTAKA
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Ruang Lingkup Pendidikan
Jasmani
Ruang lingkup pendidikan
jasmanai dan rohani sangat penting untuk dipahami oleh setiap guu. Hal ini
disebabkan oleh ruang lingkup pendidikan jasmani itu sendiri. Dimana pada
umumnya ruang lingkup pendidikan jasmani ini bertujuan untuk menggerakkan dan
mengembangkan aspek psikomotor pada diri siswa.
Pendidikan Jasmani dan
Kesehatan pada dasarnya merupakan terjemahan dari physical education yang sering digunakan di Amerika Serikat.
Sedangkan makna dari Pendidikan Jasmani sendiri adalah pendidikan mengenai
fisik dan mental seseorang. Jadi dapat diartikan bahwa pendidikan disini
merupakan sebuah proses pengubahan sikap dan tingkah laku seseorang atau
kelompok dalam usaha untuk mendewasakan anak melalui pengajaran dan pelatihan.
Dengan demikian dapat disimpulkan bawa pendididikan jasmani dan kesehatan adalah
suatu proses aktivitas jasmani, yang dirancang dan disusun secara sistematis,
untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan, meningkatkan kemampuan dan
keterampilan jasmani, kecerdasan dan pembentukan watak serta nilai dan sikap
yang positif bagi setiap warga negara dalam rangka mencapai tujuan pendidikan.
Dari umusan – rumusan
mengenai pengertian penjaskes menurut para ahli terdapat beberapa kesamaan
komponen yang terlibat, dan menjadi dasar serta tujuan pelaksanaan penjaskes.
1. Pengertian penjas menurut Suherman (2000 hlm.
22)
”Pengertian pendidikan jasmani dapat
dilihat dari dua sudut pandang, yaitu pandangan tradisional dan pandangan
modern, pandangan tradisional manusia terdiri dari dua komponen utama yang
dapat dipilah – pilah yaitu jasmani dan rohani. Oleh karena itu, pendidikan
jasmani diartikan sebagai proses pendidikan untuk keselarasan antara tumbuhnya
badan dan perkembangan jiwa. Pandangan modern menganggap manusia sebagai satu
kesatuan yang utuh (holistik). Oleh karena itu, pendidikan jasmani adalah
proses pendidikan
melalui aktivitas jasmani dan
sekaligus merupakan proses pendidikan untuk meningkatkan kemampuan jasmani”.
2. Pengertian penjasorkes menurut
Syarifuddin dan muhadi (1992 hlm. 04)
”Tujuan umum penjaskes di sekolah
adalah memacu kepada pertumbuhan dan perkembangan jasmani, mental, emosional,
dan sosial yang selaras dalam upaya membentuk dan mengembangkan kemampuan gerak
dasar, menanamkan nilai sikap dan membiasakan hidup sehat, memacu aktivitas
sistem peredaran darah, pencernaan, pernapasan, dan persyarafan. Penjaskes
dapat pula menanamkan nilai-nilai disiplin, kerjasama, sportivitas, tenggang
rasa, dapat meningkatkan pengetahuan penjaskes, menanamkan kegemaran untuk
melakukan aktivitas jasmani”.
Dari penjelasan diatas dapat ditarik
kesimpulan bahwa penjaskes adalah suatu proses perubahan tingkah laku individu
atau kelompok dalam usaha pendewasaan sikap seseorang, melalui upaya pengajaran
dan pelatihan yang dalam hal ini proses atau aktivitas gerak jasmani itu
sendiri.
Jadi yang dimaksud dengan ruang
lingkup pendidikan jasmani adalah seluruh kegiatan yang dilakukan dengan tujua
untuk perkembangkan fisik, gerak, mental dan perkembangan sosial.
2.2 Ruang Lingkup Pendidikan Jasmani
Badan Standar Nasional
Pendidikan (2006 hlm.
2) menyebutkan bahwa ruang lingkup mata pelajaran pendidikan jasmani, olahraga
dan kesehatan meliputi beberapa aspek - aspek sebagai berikut :
1.
Permainan
dan Olahraga
Permainan dan olahraga ini mencakup
olahraga tradisional, permainan, eksplorasi gerak, keterampilan lokomotor dan
non - lokomotor, manipulatif, atletik, kasti, rounders, kippers, sepak bola,
bola basket, bola voli, tenis meja, tenis lapangan, bulu tangkis, dan beladiri,
serta aktivitas lainnya.
2.
Aktivitas
Pengembangan Diri
Aktivitas pengembangan diri terdiri
dari mekanika sikap tubuh, komponen kebugaran jasmani, dan bentuk postur tubuh
serta aktivitas lainnya.
3.
Aktivitas
Senam
Aktivitas senam terdiri dari
ketangkasan sederhana, ketangkasan tanpa alat, ketangkasan dengan alat, dan senam
lantai, serta aktivitas lainnya.
4.
Aktivitas
Ritmik
Aktivitas ritmik meliputi gerak
bebas, senam pagi, SKJ, dan senam aerobic serta aktivitas lainnya.
5.
Aktivitas
Air
Dalam aktivitas air ini mencakup
permainan di air, keselamatan air, keterampilan bergerak di air, dan renang
serta aktivitas lainnya.
6.
Pendidikan
Luar Kelas
Pendidikan luar kelas ini meliputi
piknik / karyawisata, pengenalan lingkungan, berkemah, menjelajah, dan mendaki
gunung.
7.
Kesehatan
Kesehatan, meliputi penanaman budaya hidup
sehat dalam kehidupan sehari-hari, khususnya yang terkait dengan perawatan
tubuh agar tetap sehat, merawat lingkungan yang sehat, memilih makanan dan
minuman yang sehat, mencegah dan merawat cidera, mengatur waktu istirahat yang
tepat dan berperan aktif dalam kegiatan P3K dan UKS. Aspek kesehatan merupakan
aspek tersendiri, dan secara implisit masuk ke dalam semua aspek.
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Pendidikan
jasmani, olahraga, dan kesehatan merupakan media untuk mendorong pertumbuhan
fisik, perkembangan psikis, keterampilan motorik, pengetahuan dan penalaran,
penghayatan nilai-nilai (sikap-mental-emosional-sportivitas- spiritual-sosial),
serta pembiasaan pola hidup sehat yang bermuara untuk merangsang pertumbuhan
dan perkembangan kualitas fisik dan psikis yang seimbang.
Ruang lingkup pendidikan
jasmani adalah seluruh kegiatan yang dilakukan dengan tujuan untuk
perkembangkan fisik, gerak, mental dan perkembangan sosial.
Ruang lingkup pendidikan
jasmani meliputi beberapa aspek, diantaranya permainan dan olahraga, aktivitas
pengembangan diri, aktivitas senam, aktivitas ritmik, aktivitas air, pendidikan
luar kelas, dan kesehatan.
3.2 Saran
Pendidikan jasmani,
olahraga dan kesehatan yang diajarkan di sekolah memiliki peranan sangat
penting, yaitu memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk terlibat
langsung dalam berbagai pengalaman belajar melalui aktivitas jasmani, olahraga
dan kesehatan yang terpilih yang dilakukan secara sistematis. Pembekalan
pengalaman belajar itu diarahkan untuk membina pertumbuhan fisik dan
pengembangan psikis yang lebih baik, sekaligus membentuk pola hidup sehat dan
bugar sepanjang hayat. Maka, sangat penting pendidikan jasmani, olahraga dan
kesehatan diajarkan bagi peserta didik dilihat dari berbagai aspek.
Apabila dalam penulisan makalah
ini terdapat banyak sekali kesalahan, maka penulis berharap pada pembaca
menyampaikan saran dan kritik yang membangun demi perbaikan di waktu mendatang.