Naskah
LAPORAN PROGRAM
FILM
MATA KULIAH BAHASA INGGRIS
JEJAK DI ATAS PASIR
Diajukan untuk memenuhi salah satu
tugas mata kuliah Bahasa Inggris
Dosen Pengampu
Dr. Dian Indihadi, M.Pd

PROGRAM
STUDI S1 PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
UNIVERSITAS
PENDIDIKAN INDONESIA
DI
KAMPUS TASIKMALAYA
2017
SUSUNAN PRODUKSI
Producer
|
:
|
Annisa
Dahlia
|
||
Sekretaris
|
:
|
Risma
Mutmainah
|
||
Bendahara
|
:
|
Risma
Mutmainah
|
||
Sutradara
|
:
|
Linda
Novianti
|
||
Script
Writer
|
:
|
Trya
Putriyani
|
||
Pengisi
Suara
|
:
|
Linda
Novianti
|
||
Editor
|
:
|
Risma
Mutmainah
Suci
Lestari
|
||
Pemain
|
:
|
Rafly
Firdaus
|
:
|
Guru
Besar
|
Trya
Putriyani
|
:
|
Asisten
Guru
|
||
Annisa
Dahlia
|
:
|
Kandidat
1
|
||
Risma
Mutmainah
|
:
|
Kandidat
2
|
||
Suci
Lestari
|
:
|
Kandidat
3
|
||
Dewi
Niendya R.
|
:
|
Penduduk
|
||
Gilba
Nurjanah
|
:
|
Penduduk
|
||
Make
Up
|
:
|
Gilba
ujanahh
|
||
Kostum
|
:
|
Risma
Mutmainah
Annisa
Dahlia
|
||
Pengambil
Gambar
|
:
|
Linda
Novianti
|
||
Kata
Pengantar
Segala puji bagi Allah yang telah memberikan
rahmat dan hidayanya kepada kita semua sehingga laporan ini dapat selesai pada
waktunya, semoga apa yang kita lakukan mendapat balasan yang setimpal. Maha
suci Allah yang telah mempermudah segala urusan kita semua,tampa ia tidak ada apa-apanya
kita ini.
Laporan ini disusun untuk menyampaikan program
film yang kami garap sebagai gambaran atau tanda bukti dari hasil perencanaan
kami semua. Laporan ini di susun oleh kami dengan berbagai rintangan. Baik itu
yang datang dari diri kami selaku penyusun maupun yang datang dari luar. Namun
dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Tuhan, akhirnya laporan
ini dapat terselesaikan.
Laporan ini memuat tentang film yang berjudul “Jejak Di Atas Pasir”. Penyusun juga
mengucapkan terima kasih kepada dosen pengampu mata kuliah Bahasa Inggris yang
telah banyak membantu kami dalam penyusunan laporan ini.
Dengan tersusunnya laporan ini, kami berharap
laporan ini dapat memberikan gambaran mengenai film yang sedang kami proses ini.
Walaupun laporan ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Penyusun mohon untuk
saran dan kritiknya. Terima kasih.
Tasikmalaya,
25 Mei 2017
Penyusun
|
RENCANA ANGGARAN BIAYA
RAB
PRODUKSI FILM PENDEK
“JEJAK DI ATAS PASIR”
No.
|
Jenis Kebutuhan
|
Debit
|
Harga Satuan (Rp)
|
Jumlah
(Rp)
|
1.
|
Kostum
1) Baju
2) Topeng merk 1
3) Topeng merk 2
|
6
3
3
|
10.000,-
7.500,-
6.000,-
|
60.000,-
22.500,-
18.000,-
|
2.
|
Make Up
|
-
|
-
|
10.000,-
|
3.
|
Cetak Naskah
|
6
|
1.000,-
|
6.000,-
|
4.
|
Dll
|
-
|
-
|
50.000,-
|
Jumlah
|
166.500,-
|
|||
Jejak
Diatas Pasir
Pada
suatu zaman dikisahkan hiduplah seorang guru tua ingin mencari guru pengganti
untuk menggantikan dirinya. Dia hidup bersama seorang asistennya. Melalui
proses seleksi terdapat 3 kandidat tersebut ditugaskan untuk menemukan jawaban
4 tahun bertualang. Ketiga kadnidat tersebut berkumpul dihadapan guru tua dan
melaporkan semua temuan mereka.
Sesaat
ketiga kandidat selesai melaporkan sang guru terkulai lemas dihadapan mereka
dan serta perlahan nafaspun semakin melambat.Tak seorang dapat menolak takdir
Alloh SWT, Demikian dengan sang guru wafat saat itu. Seketika suasana pecah,
sedih ketiga kandidat tersebut dan asisten menangis.
Sience
1
Tokoh
A berniat pergi ke sebuah kampung , dan diapun mulai perjalannya kearah timur.
Dia berfikiran bahwa kearah timurlah adanya sebuah keyakinan, keyakinan itu
ditandai dengan terbitnya matahari dari arah timur. Dia terus berjalan,
berjalan dan akhirnya dia sampai disebuah kampung. Dia melihat keadaan kampung
itu, di tengah perjalanan dia melihat warga yang sedang bertengkar.
X
|
:
|
“Hendak
apa kamu kesini ?”
|
Y
|
:
|
“Aku mau membawa
sertifikat rumah, sebelumbapa meninggal, bapa sudah mewariskan rumah ini
kepadaku.”
|
X
|
:
|
“Tidak, rumah ini sudah
aku jual ,untuk membeli tanah”.
|
Y
|
:
|
“Saudara macam apa kamu, aku tak sudi mempunyai
saudara seperti kamu, Aku tidak kan menganggap kamu saudara kandung ku
sendiri.”
|
Tyas berkata dalam
hatinya “Mereka rela memutuskan ikatan
darah demi harta, berarti harta merupakan akar dari semua permasalahan di
dunia. Dan dia berniat ketika pulang ke kampungnya dia akan mencari dan bekerja
terus menerus, sehingga tidak akan kekuarangan uang”.
Sience 2
Orang
B juga berniat pergi ke sebuah kampung, dan diapun mulai perjalannya ke arah
Timur .Dia berfikiran bahwa kearah timurlah adanya sebuah keyakinan, keyakinan
itu ditandai dengan terbitnya matahari dai arah timur. Dia terus berjalan berjalan dan terus
berjalan, tiba tiba di tengah perjalan dia hendak terserempet kendaraan,
padahal dia sudah berjalan dipinggir jalan. Tapi dia tidak mengetahui siapa
yang mengendarai tersebut. Ketika diperjalanan dia istirhat sejenak di sebuah
gubuk ternyata , digubuk itu ada 2 orang yang sedang berbincang.
X
|
:
|
“Bapa bos besok mau
pergi ke kampung , dia akan memanggil orang yang dulu pernah melawan apa yang
di perintahkan oleh bos.”
|
Y
|
:
|
“Kemungkinan apa yang
akan dilakukan oleh bap abos terhadap orang tersebut” .
|
X
|
:
|
Mungkin akan
memasungnya , agar memebrikan perhatian terhdap warga lain bahwa jika ada
yang melawan akan dipasung.”
|
Hindi
mendengar perbincangan tersebut. Dan timbulah rasa penasaran bahwa siapakah
yang disebut sebagai bos itu. Tapi dia tidak tahu siapa yang disebut bos itu.
Akhirnya dia memutuskan untuk berjalan, untuk menemukan dan mengetahui orang
yang disebutkan oleh mereka. Dia terus berjalan jauh dan akhirnya sampai di
sebuah kampong. Tiba – tiba melihat kendaraan yang kemarin menyerempetnya yang
dikerumuni oleh warga. Akhirnya Hindi menghampiri mereka.. Ditengah kerumunan
warga ada seorang yang yang sedang berdiri dan dia menunjuk-menunjuk seseorang
yang ada didepannya sembari berkata : “Lihat,
jikalau kalian menentang apa perintahku, kan ku pasung kalian !”
Kata-kata yang diucapkan oleh orang tersebut percis
yang dikatakan oleh 2 orang digubuk tadi. Ternyata yang disebut bos itu dia.
Seraya
berkata dalam hati : “Ternyata dengan harta yang melimpah kita akan menguasai
orang-orang miskin, dan bahkan dunia”
Tokoh
C juga berniat pergi ke sebuah kampung, dan diapun mulai perjalannya ke arah
Barat . Dia terus berjalan berjalan dan terus berjalan, ditengah perjalanan dia
sangat lapar sedangkan perbekalan dia habis .Dia pun terjatuh pingsan . Ketika
dia sadar dia sudah berada disebuah tempat ,dia kebingungan dimana dia berada :
Tokoh
C
|
:
|
“Dimana
aku berada ?”
|
X
|
:
|
“Kamu berada di rumahku
tuan ?”
Apa
yang kamu rasakan , sehingga kamu terjatuh ?
|
Tokoh
C
|
:
|
“Aku kelaparan ,
perbekalanku habis”
|
X
|
:
|
“Aku tidak punya
makanan saat ini, uangku habis”
|
Tokoh
C
|
:
|
“Tak apa , nanti jika
aku sudah pulih aku akan mecari makan”
|
”Tokoh
X pun pegi”
|
||
Tokoh
C
|
:
|
“ Dari mana engkau
mendapatkan makanan ini.”
|
X
|
:
|
“ Di depan sana ada
orang kaya , tetapi dia buta . Dia tinggal sendirian. Aku bekerja disana. Dia
orang yang sangat kaya. tapi sayang dia tidak dapat bergerak bebas karena
keterbatasannya.”
|
Tokoh
C pun berkata dalam hatinya sungguh kekayaan bukan segalanya , orang miskin
dapat berbuat baik tidak ditentukan dengan kekayaan maupun harta , orang ini
tidak punya harta tapi dia rela berbuat baik dengan kemampuannya kepada otang
buta tadi ,dan orang kaya pun bisa berbuat baik , orang buta walaupun dia kaya
dia tidak bisa menggunakan kekayaannya seoptimal mungkin , tapi dia mampu
melakukan kebaikan dengan memberikan uang kepada si miskin.
Setelah beberapa hari
Sang Guru Besar meninggal Asisten Guru pun memanggil kembali 3 kandidat
tersebut
Asisten
|
:
|
“
Rupanya kalian sudah datang, silahkan duduk
|
Tokoh
A, B, C
|
:
|
“Terimakasih.”
|
Asisten
|
:
|
“Guru besar sudah tidak ada, kini siapa
yang akan menggantikan beliau”
“Guru tak sempat mengucapkan siapa yang
akan menggantikan beliau, Apa yang kalian dapatkan setelah kalian berkelana
coba utarakan kembali.”
|
Tokoh
A
|
:
|
“Menurut saya harta itu akar masalah di
dunia , ada orang yang rela memutuskan ikatan darah demi harta , maka dari
itu saya harus bekerja terus menerus agar saya kaya raya dan saya tidak perlu harta dari orang tua
saya maupun orang lain.”
|
Asisten
|
:
|
“Oh ya, lalu apa yang kamu dapatkan ,
sambil menoleh ke tokoh B”
|
Tokoh
B
|
:
|
“Menurut saya harta itu segalanya ,
dengan harta kekayaan saya akan menguasai suatu tempat bahkan dunia , maka
dari itu saya harus bekerja bekerja dan bekerja.”
|
Asisten
|
:
|
“Silahkan kamu !”
|
Tokoh
C
|
:
|
“ Menurut saya mempunyai harta atau pun
tidak kita bisa bertbuat baik, ketika kita semua kaya maka kita tak boleh
diperbudak harata tapi kita harus memperbudak harta. Kita harus mempergunakan
harta ini dengan sebaik mungkin, memberikan kepada orang yang membutuhkan.”
|
Asisten
|
:
|
“ Lantas bagaimana dengan orang miskin “
|
Tokoh
C
|
:
|
“ Yang miskin walaupun tidak dengan
hartanya tapi mereka bisa berbuat baik dengan apa yang mereka miliki, mererka
bisa menggunakan dan memberikan tenga mereka untuk kebaikan . yang kaya
memberikan uangnya dan yang miskin bisa menggunakan tenaganya.”
|
Tokoh
B
|
:
|
Tidak tidak , yang miskin hanya bisa di
perbudak mereka hanya menuruti orang yang ada diatasnya , mereka tunduk
kepada orang kaya.
|
Tokoh
A
|
:
|
Benar , kita di dunia itu harus kaya kaya
, agar tidak ada keributan. Yang miskin itu hanya malas.
|
Tokoh
C
|
:
|
Silahkan kalian menjadi orang kaya , tapi
yang miskin juga belum tentu malas. Mereka bersyukur dengan apa yang mereka
miliki , mereka tetap bersyukur dengan mereka punya. Mereka bisa bebuat baik
dengan apa yang merreka miliki.
|
Asisten
|
:
|
Sudah - sudah , silahkan kalian pulang .
|
Asisten menyuruh
mereka untuk kembali pulang kerumahnya masing-masing. Asisten pergi ke kamar
untuk memikirkan siapa yang hendak dia pilh untuk menggantikan guru besar .
Jika Tokoh A yang
menggantikan guru besar maka dia akan menyuruh warganya untuk terus bekerja dan
memporsir watunya untuk bekerja .
Jika tokoh B yang menggantikan guru besar maka
dia akan terus mencari harta agar dia bisa menguasai warga bahkan dunia.
Akhirnya asisten
pun memilih tokoh C untuk menggantikan guru besar , karena jika tokoh C
menggantikan guru besar , Tokoh C akan peduli terhadap warga yang kaya maupun
yang miskin dia akan memebrikan nasehat
kepada warganya agar tetap bersyukur dengan apa yang mereka miliki , mereka
dapat bebrbuat baik dengan apa yang mereka miliki , tidak perlu dengan harta.
Keesokan harinya
asisten memanggil kembali ketiga kandidat tersebut.
Silahkan duduk ada hal penting yang mau
saya bicarakan
Asisten
|
:
|
“ Pengorbanan itu seperti ibu yang rela
berkorban demi anaknya, rela menangis demi kebahagiaan demi anaknya dan rela
mati demi kehidupan orang yang dicintainya.Begitu juga ayah yang rela bekerja
menapak terik matahari dan rela dihina
kebahagiaan orang yang dicintainya.”
Saya akan memilih dari kalian untuk
menggantikan guru besar, saya memilih kamu tokoh C .
|
Tokoh C terkejut ,
dia termenung sebentar, tapi terlihat
dari sorot matanya dengan penuh tekad, mereka berpikir materi yang diberikan
kepada seseorang merupakan pengorbanan, tapi keikhlasan hatilah unsur dari
pengorbanan itu sendiri. Jangan diperbudak oleh harta tapi kita harus memperbudak
harta.
Terpilihlah
tokoh C yang menggantikan Sang Guru besar , dan Tokoh A dan B diangkat menjajai
pendaping Tokoh C