Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Duri Dalam Perjalanan Membaca


Nama
:
Risma Mutmainah
NIM
:
1605791
Kelas
:
1A – PGSD
Program Studi
:
S1 PGSD
Semester
:
2
Mata Kuliah
:
Bahasa Inggris


Duri Dalam Perjalanan Membaca

Hobi adalah sesuatu yang muncul dari sebuah kebiasaan. Banyak orang yang tanpa disadarioleh dirinya sendiri, bahwa kebiasaanya telah menjadi kesukaan atau hobinya sendiri. Sehingga, ketika ditanya apa hobimu ? Mungkin dia akan kebingungan, sebab dia tidak menyadari apa hobinya itu. Sebaga contoh, Rara mempunyai kebiasaan yang sangat bagus setiap harinya. Dia selalu membaca buku setiap harinya, sehingga Rara menjadikan membaca sebagai hobinya. Maka dari itu, hobi ada dan berawal dari sebuah kebiasaan. Hobi juga merupakan sebuah rekreasi yang dapat dilakukan di waktu luang sebagai bentuk pengekspresian diri kita guna menghilangkan kejenuhan pada diri kita.
Hobi adalah sesuatu yang sudah sangat sering kita dengar. Dimapun kita berada, pasti kata hobi suka di dengar. Bahkan, ketika kita mengis formulir atau biodata kata hobi selalu  muncul. Dari sudut pandang saya, tujuan dari hobi adalah untuk memenuhi keinginan dan mendapatkan kesenangan.
Seiring dengan tema kali ini, yaitu mengenai My hobby is reading, disini dapat dijelaskan bahwa setiap orang memiliki kesukaan untuk membaca. Membaca disini bukan sekedar memabaca buku saja. Melainkan jika di perhatikan setiap orangnya, dalam satu hari semua orang telah melakukan kegiatan membaca. Seperti membaca sms, status, wall, dan lain – lain. Sehingga, jika setiap orang di Negara ini memiliki kebiasaan untuk membaca setiap harinya, mungkin bangsa ini akan terus berkembang dan maju. Sebab, semakin banyak membaca semaakin menambah pula ilmunya. Dan semakin banyak ilmu, orang akan merasa dirinya bodoh. Sebab, setiap kali membaca pasti ada hal baru yang di dapat, dan hal itu terkadang memunculkan banyak pertanyaan pada benak kita. Oleh karena itu, membaca memang sangat penting untuk mengembangkan kemampuan intelektual individu.
Namun berdasarkan fakta di lapangan, dapat di kemukakan bahwa orang – orang saaat ini hanya suka membaca chat, status, sms, dan lain sebagainya.  Sementara, ketika di suruh untuk membaca sebuah resume dari ceritapun sangatlah sulit, bahkan ketika di suruh untuk  membaca Al-Quran yang merupakan kewajiban atau keharusan bagi umat Islam pun sangatlah sulit untuk melakukannya. Sebab, orang – orang saat ini sudah terbuai oleh kemanjaan – kemanjaan teknologi yang semakin hari semakin canggih. Saat ini, orang – orang hanya mau membaca ketika kepepet saja. Sebagai contohnya, ketika mau ulangan barulah mau membaca, ketika takut kena marah orang tua baru mau membaca dan banyak alasan lainnya yang sering terjadi.
Maka dari hal tersebut di atas, ditemukanlah masalah – masalah yang muncul diantaranya :
1.      Kemajuan teknologi yang terkadang membuat orang – orang terlena akan kecanggihaannya.
2.      Ketidak mampuan orang / individu dalam memanaj waktu.
3.      Kurangnya daya literasi di kalangan individu.
4.      Tidak adanya motivasi pada diri untuk membaca.
5.      Tidak adanya keinginan untuk mengembangkan daya intelektual diri.
6.      Semakin sulitnya lapangan kerja, membuat pendidikan menjadi di kesampingkan.
Selain beberapa masalah di atas, ada masalah – masalah lain yang mungkin muncul dan menyebabkan kurangnya daya literasi di masyarakat saat ini. Entah itu karena factor lingkungan, sosial, atau factor – faktor lainnya.
Solusi alternatif untuk masalah tersebut antara lain sebagai berikut :
1.      Menyadarkan diri atau individu bahwa membaca sangatlah penting.
2.      Memanfaatkan media sosial untuk demo / sosialisasi akan pentingnya membaca.
3.      Meningkatkan daya literasi pada diri individu dengan cara menyediakan wadah  atau tempat untuk pengekspresian diri.
4.      Mencari patner yang senada dengan diri kita, serta dapat mengajak dan mendukung kita untuk terus membaca.
Maka, dari penjelasan – penjelasan tersebut di atas. Dapat disimpulkan bahawa tak semua orang memiliki minat baca atau memiliki hobi membaca. Ada kalanya orang tidak menyukai membaca. Ada banyak factor penyebab terjadinya ketidaksukaaan individu untuk membaca. Dan mungkin factor tersebut dapat dihilangkan oleh upaya – upaya sadar dari diri individu itu sendiri. Dengan demikian, my hobby is reading merupakan sesuatu yang bisa saja dimiliki oleh setiap individu.