PENGETAHUAN BAHASA
PENGETAHUAN
BAHASA
Konsep dasar
Bahasa Indonesia dapat dipahami melalui pengetahuan bahasa, meliputi fonologi,
morfologi, sintaksis maupun semantik. Untuk itu, terdapat sejumlah istilah
atau konsep dasar dalam pengetahuan bahasa untuk memahami perihal Bahasa
Indonesia. Sejalan dengan itu, anda ditugaskan untuk membatasi atau
mendefinisikan secara operasional istilah atau glosarium berikut ini:
1.
Sejarah
Bahasa Indonesia menjelaskan
mengenai asal usul adanya suatu bahasa pemersatu di Indonesia.
2.
Kedudukan
dan fungsi Bahasa Indonesia mencirikan
suatu makna/arti Bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu dalam berkomunikasi.
3.
Pedoman
umum ejaan Bahasa Indonesia
menentukan penggunaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu sehingga dapat
dimengerti oleh setiap individu.
4.
Fonem
Bahasa Indonesia menafsirkan
suatu arti dari bunyi bahasa yang dikeluarkan oleh alat ucap.
5.
Variasi
fonem (bunyi) Bahasa Indonesia menjelaskan mengenai ragam bunyi dalam komunikasi dengan menggunakan
Bahasa Indonesia berdasarkan intensitas diri dan situasi serta kondisi
lingkungan.
6.
Implikasi
variasi fonem Bahasa Indonesia menegaskan mengenai penggunaan Bahasa Indoesia sebagai bahasa pemersatu
dengan ragam bunyi bahasa yang berbeda disesuaikan dengan lingkungan itu
sendiri.
7.
Ejaan
dan tanda baca menyatakan
suatu penggambaran bunyi bahasa dengan kaidah tulisan yang distandarisasikan
dan memiliki makna serta menyatkan arti suatu kalimat yang diucapkan.
8.
Kata
dasar menyatakan suatu
unsur bahsa lisan atau tulisan berdasarkan perwujudan kesatuan perasaan dan
pikiran serta merupakan satuan bahsa terkecil yang memiliki makna.
9.
Kata
berimbuhan menyatakan
suatu penambahan bunyi bahasa dalam suatu kata baik di awal, tengah, maupun
akhir.
10. Kata ulang menyatakan suatu kata yang mengalami pengulangaan baik
secara keseluruhan maupun sebagian.
11. Kata majemuk mengartikan suatu kata yang berasal dari penggabungan
dua kata dasar yang memiliki suatu makna.
12. Arti kata lugas mengisyaratkan suatu ragam bunyi dengan bahasa lisan
maupun tulisan berdasarkan intonasi ucap dan baca yang tepat.
13. Arti kata kiasan menyatakan suatu kata yang memiliki makna dan
diperuntukkan untuk komunikasi non-fomal.
14. Asal usul kata mengartikan suatu awal mula munculnya kata dalam
suatu bahasa.
15. Kata serapan menyatakan suatu kata berasal dari kata asing atau
bukan kata sebenarnya.
16. Faktor penentu kata mengisyaratkan suatu kata dapat digunakan dalam
komunikasi tertentu.
17. Batasan kalimat menjelaskan mengenai arti bahasa dalam berkomunikasi
berdasarkan penggunaan kalimat si pembicara.
18. Faktor penentu kalimat mendeskripsikan arti suatu kalimat berdasarkan
ciri-ciri atau faktor tertentu dalam penyusunan kalimat.
19. Ragam kalimat menandakan adanya keragaman kalimat dalam suatu
komunikasi baik secara lisan maupun tulisan.
20. Kalimat tunggal dan kalimat majemuk
Kalimat
tunggal menyatakan suatu
kalimat atau bahasa berdasarkan kalimat dasar, jadi kalimat tunggal ini mampu
berdiri sendiri serta memiliki makna
Kalimat
majemuk menyatakan suatu
kalimat yang berasal dari kata-kata gabungan maupun kalimat gabungan dari
kalimat dasar sehingga akan memiliki makna ganda.
