HIMA PGSD Universitas Buana Perjuangan Karawang Melakukan Study Banding ke Himpunan Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar UPI Kampus Tasikmlaya
HIMA
PGSD Universitas Buana Perjuangan Karawang Melakukan Study Banding ke Himpunan
Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar UPI Kampus Tasikmlaya
Mencari
ilmu tanpa batas, mencari pengalaman tanpa jeda, mencari pelajaran tanpa nego,
mencari aset tanpa ruang. Mungkin hal tersebut bisa diungkapkan untuk HIMA PGSD UBP Karawang.
Sebutan itu, semboyan itu layak diberikan sebab dengan keinginannya yang kuat
perjalanan yang jauh bisa di lalui dengan penuh suka cita. Tak ada sesal yang
terngiang dalam hati mereka, tak ada kelelahan yang terlontar dari diri mereka.
Sungguh sangat luar biasa perjuangn mereka untuk mencapai suatu target demi
kemajuan roda organisasi di kota pabrik sana.
Minggu, 04 Maret 2018
tepat pukul 13.00 WIB s.d selesai HIMA PGSD UBP Karawang dan HMPGSD UPI
Tasikmalaya mengadakan sebuah kegiatan yang bisa disebut sebagai studi banding.
Rangkaian kegiatan ini dikemas dalam bentuk bincang – bincang sehat. Dalam Kegiatan ini,
ada beberapa hal yang di bicarakan, baik itu tentang kepengurusan HMPGSD,
program kerja HMPGSD dan bahkan hal – hal umum lainnya seperti dunia kampus dan
prodi juga diperbincangkan.
Banyak sekali
perbincangan – perbincangan hangat yang terukir di kegiatan ini. Ada banyak
cerita yang mungkin bisa di ukir dalam bentuk untaian syair merdu berirama. Tak
ada pertanyaan yang tak ingin terlepas di kegiatan ini. Semua orang ingin bertanya, semua orang ingin bercerita
dan semua orang ingin mengetahui.
Kegiatan ini di diikuti
oleh 20 orang mahasiswa dan pengurus HIMA PGSD UBP Karawang serta sebagian
pengurus dari HMPGSD UPI Kapus Tasikmalaya. Sebelum kegiatan study banding
dimulai, para mahasiswa dari UBP Karawang terlebih dahulu mengikuti kegiatan Pelastik (Pelatihan jurnalistik) yang di
adakan oleh Himpunan Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar UPI Kampus
Tasikmalaya. Antusiasme peserta dari UBP terhadap kegiatan ini sangatlah baik,
mereka cenderung aktif dan ceria.
Setelah mengikuti
kegiatan Pelastik (Pelatihan
Jurnalistik), para mahasiswa dari UBP langsung meminta untuk melakukan
study banding. Berhubung waktu yang bejalan begitu cepat, jadi kegiatan study banding antara HMPGSD UPI
Kampus Tasikmalaya dengan HIMA PGSD UBP Karawang berlangsung secara singkat. Ada
salah satu isu yang diungkapkan oleh ketua HIMA PGSD UBP Karawang (saudara
Achmad Akbar Maulana) yang sedikit nyeleneh dan lucu, yaitu terkait mahasiswa
kupu – kupu dan kura – kura. Beliau mengatakan bahwa “ada kalanya di setiap Universitas atau Perguruan Tinggi yang mendapat
gelar mahasiswa kupu – kupu dan kura – kura, gelar – gelar itu bisa dinikmati
dan diserahkan pada inividunya sendiri. Sekarang, tinggal kita yang memilih,
apakah mau memilih menjadi kupu – kupu atau kura – kura ? Yang jelas menurut
saya, menjadi mahasiswa kura – kura itu lebih menyenangkan dibandingkan menjadi
mahasiswa kupu – kupu.” Dari
pernyataan itu, mungkin kita sebagai penggerak organisasi harus merasa
beruntung, sebab pengalaman dan ilmu yang kita dapat belum tentu dirasakan oleh
mahasiswa lain yang kerjaannya hanya kuliah pulang – kuliah pulang.
Selain isu itu, ada pula
isu – isu lainnya yang ikut diangkat dalam bincang – bincang sehat bersama
HMPGSD UPI Kampus Tasikmalaya dan HIMA PGSD UBP Karawang ini. Ya ! Permasalahan
yang diangkat itu baik dari segi akademik, perkembangan organisasi, sejarah
organisasi, perkembangan kelembagaan di prodi PGSD dan lain sebagainya.
Sharing – sharing ini
dikemas sesantai mungkin agar tidak terjalin ketegangan dan kecanggungan antara
kedua belah pihak. Dan hasilnya, alhamdulillah kegiatan ini berjalan dengan
lancar dan baik. Kedua belah pihak saling bertukar ilmu dan bercerita. Tanpa disadari, waktu telah
beranjak sore, sehingga sang surya pun nampak redup tertutup awan. Para
mahasiswa dan pengurus HIMA PGSD UBP Karawang pun pamit untuk beranjak pulang.
Di akhir perbincangan
ketua Badan Eksekutif HMPGSD UPI Kampus Taikmalaya mengungkapkan bahwa “setiap pertemuan pasti ada perpisahan,
namun jangan jadikan perpisahan ini sebagai wujud dari putusnya tali
silaturahim diantara kita. Tak ada ilmu yang sia – sia, tak ada pengalaman yang
tak berarti dan tak ada waktu yang terbuang. Semua itu tergantung kepada diri
kita sendiri, mau memilih apa dan jalan apa.” Pernyataan itu telah berhasil
menggores haru para peserta study banding, sehingga Ketua HIMA PGSD UBP
Karawang saudara Achmad Akbar Maulana berkata “jangan anggap ini semua sebagai akhir dari jelajah kita, jelajah mencari
ilmu. Jangan anggap ini sebagai bentuk perpisahan kita, karena kita akan tetap
bersatu, bersatu dalam Ikatan Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Kita
datang kesini untuk memulai silaturahim, jadi walaupun jarak yang membatasi
kita, silaturahim di antara kita harus tetap terjaga. Saya bangga pada himpunan
disini, saya suka lingkungan disini, saya jatuh cinta di sini, semoga ini
menjadi hal yang mengajak kita semua ke arah yang lebih baik. Terimakasih kami
ucapkan untuk HMPGSD yang telah bersedia menerima kita semua untuk berkunjung
ke sini, ke kota santri yang sejuk nan adem. Terimakasih pula atas
ketersediaanya untuk berbagi ilmunya dengan kami. Semoga persaudaraan kita
semua tetap bertahan walau sudah tak menyandang status mahassiswa lagi”. Demikianlah
serangkaian kegiatan study banding ini berlangsung dan diakhiri dengan acara musafahah
dan foto bersama.

